Cremiera
Rimpang jahe segar dengan kulit cokelat muda
Rimpang jahe. Khlshnuramalina · CC BY-SA 4.0 · Commons
Bahan

Jahe

Zingiber officinale

Dibakar, digeprek, direbus. Dari satu rimpang lahir bandrek, sarabba, ronde, sekoteng, bir pletok, air guraka, dan STMJ.

Redaksi CremieraDitinjau Riset meja

Profil bahan
Bagian yang dipakai
Rimpang
Rasa
Pedas-hangat, sedikit manis
Jenis
Emprit, gajah, merah
Peran dalam minuman
Dasar wedang; penghangat dan penghilang amis
Ringkasan

Jahe (Zingiber officinale) adalah rimpang yang menjadi dasar keluarga wedang: minuman-minuman panas Nusantara yang diminum untuk menghangatkan badan. Ada tiga jenis yang lazim: jahe emprit yang kecil dan pedas, jahe gajah yang besar dan lembut, dan jahe merah yang paling pedas. Untuk minuman, jahe hampir selalu dibakar sebentar dan digeprek sebelum direbus.

Tiga jahe

Jenis jahe yang dipakai dalam minuman
JenisRimpangRasaDipakai untuk
EmpritKecil, ramping, kuningPedas tegas, aroma tajamWedang jahe, bandrek, sekoteng; pilihan utama penjual wedang
GajahBesar, gemuk, kuning mudaLembut, kurang pedasMinuman ringan, manisan, industri
MerahKecil, kulit kemerahanPaling pedas, minyak atsiri tertinggiWedang "keras", jamu, bandrek merah

Jahe tua lebih pedas dan berserat daripada jahe muda. Untuk wedang, jahe tua adalah pilihan; jahe muda lebih cocok untuk acar.

Bakar, geprek, rebus

Hampir semua penjual wedang membakar jahe dulu di atas bara atau api kompor sampai kulitnya sedikit hangus. Panas kering mengubah aroma jahe menjadi lebih hangat dan manis, mengurangi kesan "mentah". Setelah dibakar, kulit dikerik seadanya, rimpang digeprek supaya seratnya terbuka, dan direbus sepuluh sampai lima belas menit. Rebusan yang terlalu lama membuat wedang pahit. Untuk minuman dingin atau jamu, jahe lebih sering diparut mentah dan diperas.

Apa yang jahe berikan

Pedas jahe berasal dari gingerol, yang bila dipanaskan sebagian berubah menjadi zingeron yang lebih manis dan hangat. Karena itu wedang jahe terasa berbeda dari jahe mentah. Dalam minuman bertelur seperti sarabba dan STMJ, jahe juga bertugas menutup bau amis telur. Dalam minuman bersantan seperti bajigur, jahe memberi kontras pada gurih yang berat.

Jahe di berbagai daerah

Di Jawa, jahe adalah dasar wedang jahe dan turunannya. Di Sunda, bandrek. Di Betawi, bir pletok yang menambahkan secang. Di Makassar, sarabba dengan santan dan telur. Di Ternate, air guraka dengan kenari; guraka sendiri berarti jahe. Dalam jamu, jahe adalah pelengkap beras kencur dan bahan cabe puyang.

Sumber & bacaan

  1. Ada 3 Jenis Paling Dikenal, Ini Beda Jahe Emprit, Jahe Gajah dan Jahe Merah Tribun Jateng.