Bandrek adalah wedang jahe yang diperkaya rempah dan dimaniskan gula aren. Yang membuatnya bandrek dan bukan wedang jahe biasa: jahe yang dibakar, lada atau cabai jawa, dan kelapa muda. Kenali minumannya di bandrek.
Bahan
- 100 gjahe (emprit atau merah), dibakar, dikerik, digeprek
- 150 ggula aren, disisir
- 1 literair
- 2 batangserai, dimemarkan
- 1 batangkayu manis (5 cm)
- 3 butircengkih
- 1/4 sdtlada hitam butir yang dimemarkan, atau 1 buah cabai jawa kering
- 1 lembardaun pandan
- sejumputgaram
- secukupnyadaging kelapa muda, diserut panjang
Cara membuat
- Bakar jahe di atas api sampai kulitnya sedikit hangus, kerik kulitnya, geprek.
- Rebus air dengan jahe, serai, kayu manis, cengkih, lada, pandan, dan garam selama 15 menit dengan api kecil.
- Masukkan gula aren, aduk sampai larut, masak 3 menit lagi. Cicipi; bandrek memang manis dan pedas.
- Saring. Masukkan serutan kelapa muda ke cangkir, tuang bandrek panas.
Yang diharapkan
Cokelat keemasan, jernih, pedas jahe yang bersih dengan hangat lada di tenggorokan, manis karamel, wangi serai dan kayu manis. Kelapa muda memberi gigitan lembut.
Kesalahan yang sering terjadi
- Jahe tidak dibakar: aroma lebih mentah dan tajam.
- Direbus terlalu lama setelah gula masuk: pahit.
- Gula kelapa sebagai pengganti gula aren: manis tetapi datar.
Pengganti yang masuk akal
- Tanpa kelapa muda: tetap enak, hanya lebih sederhana.
- Gula aren cair 100 ml bisa menggantikan gula aren padat.
Penyimpanan dan penyajian
Bandrek tanpa kelapa muda tahan 3 hari di lemari es; panaskan lagi tanpa mendidih. Tambahkan kelapa muda saat menyajikan.
Variasi daerah
Bandrek Medan sering ditambah susu kental manis atau kuning telur kocok, dan dijual di warung-warung malam bersama teh susu telur. Lihat Sumatra Utara.
