Wedang uwuh adalah seduhan, bukan rebusan yang rumit. Bahan-bahannya dijual dalam paket kering di Imogiri dan pasar-pasar Yogyakarta; resep ini untuk yang mau meracik sendiri. Kenali minumannya di wedang uwuh.
Bahan
- 500 mlair mendidih
- 6 gserutan kayu secang (sekitar 1 sdm penuh)
- 1 ruasjahe (4 cm), dibakar dan digeprek
- 3 lembardaun cengkih kering
- 3 lembardaun pala kering
- 2 lembardaun kayu manis (manisjangan) kering
- 4 butircengkih
- 2–3 buahgula batu (sekitar 40 g)
- 1 potong kecilkayu manis (opsional)
Cara membuat
- Masukkan semua bahan ke teko atau langsung ke dua gelas.
- Siram air mendidih, tutup, diamkan 5 menit sampai merah dan gula batu mulai larut.
- Untuk rasa lebih kuat, rebus semua bahan 10 menit dengan api kecil, lalu tuang ke gelas bersama ampasnya.
- Aduk sebelum diminum. Daun dan kayu dibiarkan di gelas; itulah "uwuh"-nya.
Yang diharapkan
Merah tua, hangat jahe, wangi cengkih dan pala yang lembut, manis gula batu yang pelan, sedikit sepat secang. Ampas daun dan kayu di dasar gelas.
Kesalahan yang sering terjadi
- Direbus terlalu lama dengan api besar: sepat dan pahit.
- Daun cengkih dan daun pala diganti bubuknya: keruh dan terlalu tajam.
Pengganti yang masuk akal
- Tanpa daun pala atau daun kayu manis: mendekati wedang secang.
- Gula batu diganti gula pasir 2 sdm; rasa sedikit kurang bersih.
Penyimpanan dan penyajian
Bahan kering tahan berbulan-bulan dalam toples kering. Bahan yang sama bisa diseduh ulang dua sampai tiga kali di hari yang sama.
Variasi daerah
Sebagian penjual Imogiri menambahkan sedikit serai atau kapulaga. Versi Betawi yang berkerabat adalah resep bir pletok.

