Kencur (Kaempferia galanga) adalah rimpang kecil bercabang pendek dengan kulit cokelat dan daging putih, beraroma kamper yang khas. Kencur adalah bahan utama beras kencur, jamu paling ramah di antara delapan jamu gendong, dan muncul dalam beberapa jamu lain. Berbeda dari jahe, kencur hangat tetapi tidak pedas.
Kencur, jahe, lengkuas
| Kencur | Jahe | Lengkuas | |
|---|---|---|---|
| Ukuran | Kecil, cabang pendek membulat | Sedang, bercabang seperti jari | Besar, keras, beruas |
| Aroma | Kamper, pinus | Pedas segar | Tajam, seperti kayu |
| Rasa | Hangat, getir | Pedas | Pedas-pahit, berserat keras |
| Minuman | Beras kencur | Hampir semua wedang | Kudu laos (jamu) |
Kencur tua
Kencur tua lebih beraroma dan lebih berisi daripada kencur muda yang berair. Pilih rimpang yang padat, kulitnya tidak keriput, dan tercium kamper saat dipatahkan. Kencur kering (irisan) bisa dipakai tetapi aromanya lebih lemah.
Untuk minuman
Kencur dikupas dan ditumbuk atau diblender bersama beras sangrai dan sedikit jahe, diperas, dan sarinya direbus sebentar dengan gula jawa. Karena aromanya kuat, takaran kencur perlu dijaga; terlalu banyak membuat jamu terasa seperti obat gosok. Resep di resep beras kencur.


