Cremiera
Rimpang kencur (Kaempferia galanga) dengan kulit cokelat dan daging putih
Rimpang kencur. Hariadhi · CC BY-SA 4.0 · Commons
Bahan

Kencur

Kaempferia galanga

Sering dikira jahe kecil, padahal aromanya sama sekali lain: kamper, pinus, hangat tanpa pedas.

Redaksi CremieraDitinjau Riset meja

Profil bahan
Bagian yang dipakai
Rimpang
Aroma
Kamper, pinus, sedikit manis
Rasa
Hangat, getir, tidak pedas
Minuman
Beras kencur, uyup-uyup, cabe puyang (sebagian resep)
Ringkasan

Kencur (Kaempferia galanga) adalah rimpang kecil bercabang pendek dengan kulit cokelat dan daging putih, beraroma kamper yang khas. Kencur adalah bahan utama beras kencur, jamu paling ramah di antara delapan jamu gendong, dan muncul dalam beberapa jamu lain. Berbeda dari jahe, kencur hangat tetapi tidak pedas.

Kencur, jahe, lengkuas

Tiga rimpang yang sering tertukar
KencurJaheLengkuas
UkuranKecil, cabang pendek membulatSedang, bercabang seperti jariBesar, keras, beruas
AromaKamper, pinusPedas segarTajam, seperti kayu
RasaHangat, getirPedasPedas-pahit, berserat keras
MinumanBeras kencurHampir semua wedangKudu laos (jamu)

Kencur tua

Kencur tua lebih beraroma dan lebih berisi daripada kencur muda yang berair. Pilih rimpang yang padat, kulitnya tidak keriput, dan tercium kamper saat dipatahkan. Kencur kering (irisan) bisa dipakai tetapi aromanya lebih lemah.

Untuk minuman

Kencur dikupas dan ditumbuk atau diblender bersama beras sangrai dan sedikit jahe, diperas, dan sarinya direbus sebentar dengan gula jawa. Karena aromanya kuat, takaran kencur perlu dijaga; terlalu banyak membuat jamu terasa seperti obat gosok. Resep di resep beras kencur.