Cremiera
Kenali minuman

Apa Itu Tuak? Satu Kata, Banyak Minuman

Kalau seseorang berkata "tuak", tanyakan dulu dari mana ia berasal. Jawabannya menentukan apakah yang dimaksud nira pagi, minuman lapo, atau tapai yang diperas.

Redaksi CremieraDitinjau Riset meja

Ringkasan

Tuak adalah sebutan untuk minuman yang dibuat dari nira (sadapan mayang aren, kelapa, atau lontar) yang difermentasi, atau dari beras ketan yang diragikan. Tidak semua tuak sama: bahannya berbeda (nira vs beras), tahapnya berbeda (segar vs terfermentasi vs disuling), dan tambahannya berbeda (raru di Batak, laru di Bali, ragi di Dayak). Di Bali, Lombok, dan Rote, kata tuak juga dipakai untuk nira segar tanpa alkohol. Kata ini sudah tercatat sebagai twak dalam prasasti Jawa Kuno abad ke-10.

Tuak dibuat dari apa?

Bahan dasar tuak
BahanCaraDaerah / nama
Nira arenDisadap, difermentasi alami; sering ditambah kulit kayuBatak (tuak, dengan raru), Toraja (ballo induk), Minahasa (saguer), Bali (tuak jaka), Lombok (toaq), Maluku (koli)
Nira kelapaDisadap, difermentasiBali (tuak nyuh), Nias (tuo), Maluku (sageru), Jawa Kuno (twak nyu)
Nira lontarDisadap, difermentasiNTT (tuak), Bali (tuak ental), Toraja (ballo tala), Tuban (tuak siwalan), Jawa Kuno (twak tal)
Beras ketanDikukus, diragikan, diperam; cairannya diambilDayak (tuak beras), Toraja (ballo ase); kerabat brem Bali

Apakah semua tuak sama?

Tidak, dalam tiga hal.

  1. Tahap. Di Bali, Lombok, dan Rote, "tuak" (atau tuak manis) bisa berarti nira segar yang belum berfermentasi. Di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi, tuak selalu berarti yang sudah berfermentasi. Sulingannya, sopi, moke, arak, cap tikus, dan tuo nifarõ, tidak lagi disebut tuak.
  2. Bahan. Tuak nira dan tuak beras adalah dua hal yang berbeda sama sekali, dengan rasa yang berbeda: tuak nira asam-manis dan berbuih, tuak beras lebih mirip tapai cair.
  3. Tambahan. Raru di Batak membuat tuak pahit dan lebih keras. Laru dari sabut kelapa atau kulit kesambi di Bali mempercepat fermentasi. Tanpa keduanya, tuak lebih manis dan lebih cepat basi.

Peta istilah

Kamus kecil istilah tuak
DaerahIstilahArtinya
SundaLahangNira aren segar; tuak untuk yang terfermentasi
Pesisir utara JawaLegenNira siwalan segar; tuak untuk yang terfermentasi
Batak TobaTuak na tonggi, tuak raruTuak manis (tanpa raru); tuak dengan raru
KaroTuak, polaNira/tuak aren
NiasTuo, tuo nifarõTuak; tuak sulingan
BaliTuak manis, tuak wayah, tuak badegNira segar; tuak tua; tuak untuk disuling
Sasak (Lombok)Tuak manis, toaqNira segar; tuak tua
Rote, Sabu, TimorTuak, tuaNira lontar (segar atau tidak); sopi untuk sulingan
Flores (Sikka)Tuak, mokeTuak; sulingannya
TorajaBallo induk, tala, aseTuak aren, lontar, beras
MinahasaSaguer, cap tikusNira aren terfermentasi; sulingannya
MalukuSageru, koli, sopiNira kelapa; aren; sulingan
DayakTuak, jakauTuak beras ketan
Jawa KunoTwak nyu, twak talTuak kelapa, tuak lontar (Nagarakretagama, 1365)

Untuk membaca lebih jauh

Halaman tuak membahas fermentasi, palem, dan tradisi tiap daerah. Apa Beda Nira dan Tuak? membandingkan nira dan tuak. Tradisi sosialnya ada di Tuak di Meja Adat: Dari Lapo sampai Gawai, dan catatan tertulis tertuanya di Tuak dan Kawan-kawannya dalam Prasasti Jawa Kuno.

Pertanyaan yang sering diajukan

Tuak terbuat dari apa?
Dari nira (sadapan mayang aren, kelapa, atau lontar) yang difermentasi ragi liar, atau dari beras ketan yang diragikan seperti tapai lalu diambil cairannya.
Apakah tuak Bali sama dengan tuak Batak?
Tidak. Tuak Bali dibedakan menjadi tuak manis (nira segar) dan tuak wayah (difermentasi dengan laru sabut atau kulit kayu) dari aren, kelapa, atau lontar. Tuak Batak adalah nira aren yang diberi kulit kayu raru sehingga pahit.
Apakah tuak selalu beralkohol?
Tidak selalu. Di Bali, Lombok, dan Rote kata tuak juga dipakai untuk nira segar tanpa alkohol yang berarti. Di Jawa dan Sumatra, tuak berarti yang sudah berfermentasi.

Sumber & bacaan

  1. Tuak Wikipedia (Indonesia).
  2. Tradisi Minum Tuak Zaman Mataram Kuno Historia.id.
  3. Ballo Wikipedia (Indonesia).
  4. Kearifan Lokal Minuman Tradisional Tuak Aceh Anthropological Journal.