Sopi (Maluku dan Nusa Tenggara Timur) dan moke (Flores) adalah minuman hasil penyulingan tuak, yaitu nira Lontar (Siwalan) atau aren (Enau) yang sudah difermentasi. Kata sopi diserap dari bahasa Belanda zoopje, minuman keras kecil. Di kedua wilayah, sopi dan moke berkedudukan sebagai minuman adat: dituang untuk menyambut tamu, mengesahkan perkawinan, dan menutup sengketa.
Penyulingan dengan bambu
Tuak yang sudah beberapa hari difermentasi dituang ke periuk tanah atau drum dan dipanaskan di atas tungku kayu. Uap alkoholnya dialirkan melalui bambu panjang, di Maumere ada yang sampai lima meter, yang mendingin di udara terbuka atau dilewatkan air, dan tetesannya ditampung di botol. Tetesan pertama paling keras; penyuling tradisional biasanya memisahkannya. Di Nias proses serupa menghasilkan tuo nifarõ; di Minahasa, cap tikus; di Bali, arak. Alat dan bahannya berbeda, prinsipnya sama: memisahkan alkohol dari tuak dengan panas.
Sopi di Maluku
Di Maluku, nira diambil dari aren, yang di sana disebut koli, atau dari kelapa, yang niranya disebut sageru. Ke dalam nira ditambahkan bubuk akar husor agar nira tidak mengental menjadi gula saat dipanaskan dan supaya fermentasi berjalan. Sopi hadir dalam upacara adat, dalam pertemuan marga dan soa, dan sebagai cara menyelesaikan persoalan antar keluarga atau antar desa: sopi dituang, sengketa dianggap ditutup. Praktik ini diwariskan turun-temurun dan menjadi bagian dari identitas Maluku, sekaligus terus menjadi bahan perdebatan kebijakan publik karena kadar alkoholnya.
Moke di Flores
Di Sikka dan Maumere, moke dibuat dari tuak lontar atau aren dan disuling di rumah-rumah penyuling yang diwariskan lintas generasi. Moke disebut sebagai lambang hukum adat, persaudaraan, dan penerimaan: tamu disambut dengan moke, pesta perkawinan dibuka dengan moke, dan ketika ada masalah di kampung, moke dituang untuk mempersatukan kembali. Bagi banyak keluarga penyuling di desa-desa sekitar Maumere, moke juga sumber nafkah yang menyekolahkan anak.

Dari nira ke sopi: satu pohon, empat minuman
| Tahap | Nama | Alkohol | Cara |
|---|---|---|---|
| Nira segar | Tuak manis, legen, lahang; di Rote disebut tuak juga | Tidak berarti | Disadap, diminum langsung |
| Nira terfermentasi | Tuak, ballo, saguer | Rendah, bervariasi | Dibiarkan jam sampai hari |
| Sulingan | Sopi, moke, arak, cap tikus, tuo nifarõ | Tinggi | Tuak dipanaskan, uap disuling |
| Cuka | Cuka nira | Berubah menjadi asam asetat | Tuak dibiarkan lebih lama |
Sumber & bacaan
- Sopi Wikipedia (Indonesia); etimologi zoopje.
- Sopi Minuman Beralkohol Khas Maluku Lekat dengan Acara Adat detikTravel.
- Nilai Sopi bagi Masyarakat Maluku, dari Adat ke Kehidupan Sehari-hari TelusuRI.
- Mengenal Moke, Minuman Tradisional dan Simbol Adat di Sikka Flores Kompas Travel, 2019.
- Melihat Proses Penyulingan Moke di Maumere Sikka Tribun Flores, 2022.



