Jawa Barat adalah tanah aren (Enau), dan hampir semua minumannya bisa dilacak ke pohon itu. Niranya yang segar adalah lahang. Niranya yang dimasak adalah gula kawung, pemanis cendol, bandrek, dan bajigur. Biji buahnya adalah kolang-kaling yang mengapung di bajigur. Tambahkan santan dari kelapa dataran rendah dan jahe dari kebun pegunungan, dan Anda punya seluruh menu Priangan: dingin di siang hari, hangat di malam yang dingin.
Minuman yang dibahas
- Es & SantanCendolUntaian hijau tepung beras dalam santan dan gula aren. Ikon minuman dingin Nusantara.
- Es & SantanEs DogerEs serut santan merah muda dengan tape, ketan hitam, dan pacar cina. Dari gerobak dorong Cirebon.
- Es & SantanEs GoyobodEs hunkwe kenyal khas Garut yang namanya berarti basah kuyup.
- Es & SantanEs CincauJeli daun cincau hijau atau hitam dalam santan atau sirup. Dingin, licin, sederhana.
- Wedang & RempahBandrekWedang jahe dan gula aren khas Sunda, kadang dengan serutan kelapa muda.
- Wedang & RempahBajigurSantan, gula aren, dan sedikit kopi. Minuman sore petani Priangan.
- Nira & FermentasiLahangNira aren segar khas Sunda, manis dan dingin, dijual dalam ruas bambu.
Satu gerobak, dua minuman
Bandrek dan bajigur hampir selalu dijual bersama dari gerobak yang berkeliling sore dan malam, dengan ceret di atas arang dan ubi serta kacang rebus di sampingnya. Keduanya sering tertukar; perbandingannya di Apa Beda Bandrek dan Bajigur?.
Bandung dan cendolnya
Cendol Bandung punya nama besar: Cendol Elizabeth, yang dijual H. Rohman dengan gerobak sejak 1972 dan namanya diambil dari nota toko tas. Ceritanya di Gerobak, Nota Toko Tas, dan Nama Cendol Elizabeth. Di Garut ada es goyobod, di Cirebon es doger: dua es yang memakai hunkwe dan santan dengan hasil yang sangat berbeda.
Sumber & bacaan
- Cendol Elizabeth: Rasa yang Tak Pernah Berubah, Legakan Dahaga Sejak 1972 Pemprov Jawa Barat.
- Lahang - Minuman Tradisional Khas Sunda Budaya Indonesia.
