Cremiera
Teh & Kopi·Sumatra Barat, Sumatra Utara

Teh Talua

Kuning telur itik dikocok sampai pucat dan berbusa, disiram teh kental panas, dan lapisan-lapisan terbentuk sendiri di gelas. Minuman lapau yang menemani ota.

Redaksi CremieraDitinjau Riset meja

Dua gelas teh talua berbusa di sebuah kedai di Kota Padang, dengan piring kue di sampingnya
Teh talua di Kota Padang: busa telur mengambang di atas teh. Abdul Hanif Arromy · CC BY 4.0 · Commons
Profil minuman
Keluarga
Teh & kopi
Asal
Minangkabau, Sumatra Barat; populer di Medan sebagai teh susu telur (TST)
Disajikan
Panas, dalam gelas, dengan jeruk nipis terpisah
Bahan utama
Kuning telur itik atau ayam kampung, teh hitam kental, gula, jeruk nipis, kayu manis; susu kental manis (opsional)
Rasa
Manis, gurih, sedikit sepat teh, segar jeruk nipis
Tekstur
Berbusa tebal di atas, cair di bawah; lima lapis (limo lenggek)
Tempat
Lapau, rumah makan Padang
Susunanteh+kuning telur+jeruk nipis
Ringkasan

Teh talua (teh telur) adalah minuman Minangkabau yang dibuat dengan mengocok kuning telur itik atau ayam kampung bersama gula sampai pucat dan berbusa, lalu menyeduhnya dengan teh hitam kental yang panas. Jeruk nipis diperas sesaat sebelum diminum untuk menghilangkan bau amis, dan kayu manis atau sedikit susu kental manis sering ditambahkan. Teh talua adalah minuman lapau, warung kopi Minang.

Limo lenggek, lima lapis

Teh talua yang dibuat dengan benar membentuk lapisan di gelas: busa telur yang tebal di atas, lapisan teh dengan susu, lapisan teh yang lebih pekat, dan seterusnya sampai dasar. Orang Minang menyebutnya limo lenggek, lima tingkat. Lapisan ini muncul karena kuning telur yang dikocok lama dengan gula berubah menjadi busa yang stabil dan lebih ringan daripada teh, sementara susu kental manis dan teh punya kerapatan yang berbeda. Kalau telurnya kurang dikocok atau teh dituang terlalu cepat, lapisannya runtuh.

Teh talua di sebuah lapau di Padang dengan busa tebal dan gelas tinggi
Teh talua di Padang. D.W. Fisher-Freberg · CC BY-SA 4.0 · Commons

Cara membuat

  1. Kuning telur (putihnya dibuang) dikocok dengan gula pasir memakai sendok atau lidi yang dipilin, sampai warnanya pucat dan mengembang. Di lapau ini bisa beberapa menit.
  2. Teh hitam diseduh sangat kental dan panas.
  3. Teh dituang perlahan ke gelas berisi telur sambil dikocok, sehingga telur "matang" oleh panas dan busanya naik.
  4. Susu kental manis dan bubuk kayu manis bila suka. Jeruk nipis diperas di akhir, oleh peminum.

Takaran ada di resep teh talua. Telur itik memberi busa yang lebih tebal dan warna lebih kuning; telur ayam kampung lebih ringan.

Teh talua dan lapau

Lapau adalah warung kopi Minangkabau, dan ota lapau, obrolan di lapau, adalah lembaga sosial tersendiri: tempat kabar kampung beredar, politik diperdebatkan, dan perantau yang pulang menceritakan kota. Teh talua adalah minuman lapau yang paling khas. Ada cerita bahwa dulu teh talua adalah minuman bangsawan dan baru menjadi minuman rakyat setelah perkebunan teh dibuka di Sumatra Barat pada awal abad ke-20; klaim ini muncul di sejumlah tulisan, termasuk jurnal pariwisata, tetapi tanpa sumber primer yang bisa kami periksa. Cerita lapau ada di Ota di Lapau, Teh Talua di Meja.

Teh susu telur Medan

Di Medan, teh talua berkembang menjadi TST, teh susu telur: kuning telur, susu kental manis, dan teh yang dikocok dengan mixer sampai berbusa. Warung TST Pak Haji di Jalan Puri, Medan, berdiri sejak 1988 dan menjadi rujukan. TST adalah teh talua yang dibawa perantau Minang ke kota yang lebih multietnis, dan menjadi minuman ruang sosial urban Medan.

Sumber & bacaan

  1. Teh Talua: Legenda Minuman Khas Minangkabau yang Menggugah Selera RRI.
  2. Teh Talua, Daya Tarik Wisata Sumatera Barat Jurnal Menara Ilmu, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
  3. Ruang Sosial Orang Medan dalam Segelas Teh Susu Telur Kompas.id.