Cremiera
Resep & racikan·Cendol

Resep Cendol Tradisional

Cendol yang kenyal-lembut dan hijau alami, santan yang gurih, dan sirup gula aren yang pekat. Untuk enam gelas.

Redaksi CremieraDitinjau Riset meja

Hasil
6 gelas
Persiapan
30 menit
Memasak
30 menit
Tingkat
Sedang
Es cendol dalam gelas berkaki dengan santan dan gula aren
Es cendol. TurquoiseGoose · CC BY-SA 4.0 · Commons

Cendol adalah tiga komponen yang dibuat terpisah lalu dipertemukan di gelas: untaian cendol, santan, dan sirup gula aren. Kuncinya ada di adonan yang benar-benar matang dan air es yang benar-benar dingin. Kenali minumannya di cendol.

Bahan

  • Cendol
  • 100 gtepung beras
  • 30 gtepung hunkwe (pati kacang hijau); bisa diganti tapioka
  • 600 mlair
  • 15 lembardaun suji dan 3 lembar daun pandan, diblender dengan 100 ml air, disaring
  • 1/2 sdtgaram
  • 1/2 sdtair kapur sirih (opsional, untuk kenyal)
  • Santan
  • 600 mlsantan sedang dari 1 butir kelapa parut
  • 1/2 sdtgaram
  • 2 lembardaun pandan
  • Sirup gula aren
  • 250 ggula aren, disisir
  • 150 mlair
  • 1 lembardaun pandan
  • Penyajian
  • secukupnyaes serut atau es batu; nangka matang (opsional)

Alat

  • Cetakan cendol atau saringan berlubang besar (lubang sekitar 4–5 mm)
  • Baskom besar berisi air es
  • Panci antilengket atau tebal

Cara membuat

  1. Siapkan baskom berisi air dan banyak es batu. Ini harus siap sebelum adonan matang.
  2. Campur tepung beras, hunkwe, air, perasan suji-pandan, garam, dan air kapur dalam panci sampai tidak bergerinjal.
  3. Masak dengan api sedang sambil terus diaduk. Adonan akan mengental, lalu berubah mengilap dan berat diaduk. Terus masak 2–3 menit setelah mengilap sampai tidak berbau tepung mentah.
  4. Selagi panas, tuang adonan ke cetakan atau saringan yang dipegang di atas baskom air es. Tekan dengan sendok atau spatula sehingga untaian jatuh ke air es dan terputus pendek. Kerjakan cepat sebelum adonan dingin.
  5. Biarkan cendol dalam air es 10 menit, lalu tiriskan.
  6. Santan: panaskan santan, garam, dan pandan dengan api kecil sambil diaduk sampai uap naik. Jangan sampai mendidih. Dinginkan.
  7. Sirup: rebus gula aren, air, dan pandan sampai gula larut dan agak kental. Saring, dinginkan.
  8. Susun di gelas: cendol, nangka bila pakai, santan, sirup gula aren, es. Aduk sebelum diminum.

Yang diharapkan

Untaian cendol yang kenyal-lembut, hijau tua sedikit keruh (bukan hijau terang), tidak lengket satu sama lain. Santan gurih dengan sedikit asin, sirup pekat dan wangi karamel. Setelah diaduk, warna cokelat susu dengan bintik hijau.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Adonan diangkat terlalu cepat: cendol lembek, pucat, hancur saat diaduk.
  • Air penampung kurang dingin: untaian panjang dan saling menempel.
  • Santan dididihkan: pecah dan berminyak.
  • Gula aren campuran: sirup manis tetapi tanpa aroma.

Pengganti yang masuk akal

  • Tanpa daun suji: pakai daun pandan lebih banyak (hasil lebih pucat) atau pasta pandan seujung sendok teh.
  • Tanpa hunkwe: ganti tapioka dengan takaran sama; hasil sedikit lebih licin.
  • Santan instan: pakai 200 ml santan instan diencerkan dengan 400 ml air.

Penyimpanan dan penyajian

Cendol yang sudah ditiriskan tahan sehari di lemari es dalam wadah berisi sedikit air matang. Santan sebaiknya habis hari itu. Sirup tahan seminggu di lemari es. Rakit di gelas hanya saat akan diminum.

Variasi daerah

Versi Jawa Tengah (dawet) memakai tepung beras saja atau dengan sedikit tapioka, digoyang di saringan sehingga lebih tipis dan lembut. Dawet Jabung Ponorogo memakai sagu aren tanpa pewarna. Cindua Minang menambah cendol merah dari gambir, ketan hitam, dan tape. Lihat dawet.